-->
  • Jelajahi

    Copyright © SERGAP NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates
    SERGAP NEWS MERUPAKAN MEDIA ONLINE YANG HADIR SEBAGAI PLATFORM INFORMASI PUBLIK YANG MENGEDEPANKAN AKURASI, KEBERIMBANGAN, DAN INDEPENDENSI DALAM SETIAP KARYA JURNALISTIK.

    Iklan atas

    Demo Mahasiswa di Gambir dan Bogor Soroti Parkir Liar, UMP 2026, hingga Transparansi Subsidi Energi

    Admin
    , Februari 23, 2026 WIB
    #
    masukkan script iklan disini
    Aktivitas unjuk rasa kembali mewarnai kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). 

    Jakarta, SergapNews.my.id – Gelombang aksi mahasiswa kembali mewarnai Jakarta dan Bogor pada Senin (23/2/2026). Sejumlah isu strategis diangkat dalam demonstrasi tersebut, mulai dari dugaan praktik parkir liar hingga tuntutan kebijakan nasional.


    Di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Kamastera) menggelar aksi damai di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Barat. Aksi berlangsung tertib meski bertepatan dengan bulan suci Ramadan.


    Dalam orasinya, koordinator lapangan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya penolakan kenaikan UMP 2026, pembatalan revisi Undang-Undang Cipta Kerja, transparansi anggaran subsidi energi, perbaikan kualitas demokrasi, serta penurunan harga kebutuhan pokok.


    “Puasa tidak menghalangi kami untuk menyuarakan aspirasi rakyat,” ujar salah satu orator di hadapan massa aksi yang membawa spanduk berisi tuntutan.


    Sementara itu di Kota Bogor, aktivis mahasiswa Universitas Pakuan menyoroti dugaan aliran dana sekitar Rp5 miliar dari praktik parkir liar di 15 titik strategis, termasuk kawasan Pajajaran. Dugaan tersebut disebut berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja serta pasal pemerasan dalam KUHP.


    Mahasiswa menyampaikan hasil riset independen yang mengklaim adanya potensi pendapatan hingga Rp50 juta per hari dari praktik parkir liar yang diduga tidak masuk ke kas APBD. Mereka juga menyatakan siap menyerahkan bukti rekaman kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.


    Pengamanan dilakukan aparat kepolisian di kedua lokasi aksi. Di kawasan Gambir, sebanyak 479 personel diterjunkan untuk memastikan situasi tetap kondusif.


     Masyarakat diimbau menghindari kawasan Monas, Patung Kuda, dan Gambir guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
    Hingga sore hari, rangkaian aksi berjalan tertib tanpa adanya bentrokan.


     Demonstrasi ini kembali menegaskan peran mahasiswa dalam mengawal isu tata kelola publik, transparansi anggaran, serta penegakan hukum di tengah dinamika kebijakan nasional.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA LAINNYA

    +