-->
  • Jelajahi

    Copyright © SERGAP NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates
    SERGAP NEWS MERUPAKAN MEDIA ONLINE YANG HADIR SEBAGAI PLATFORM INFORMASI PUBLIK YANG MENGEDEPANKAN AKURASI, KEBERIMBANGAN, DAN INDEPENDENSI DALAM SETIAP KARYA JURNALISTIK.

    Iklan atas

    DPC Gerindra Tuban Tegas Tolak Wacana Budi Arie Bergabung, Sebut Jaga Ideologi Partai

    Admin
    , Februari 07, 2026 WIB
    #
    masukkan script iklan disini

     


    TUBAN, SergapNews.my.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Tuban menyatakan sikap tegas menolak wacana bergabungnya Budi Arie Setiadi ke Partai Gerindra. Penolakan tersebut disebut sebagai upaya menjaga marwah serta ideologi partai agar tidak tergerus kepentingan politik sesaat.


    Ketua DPC Gerindra Tuban Lutfi Firmansyah mengatakan, partainya dibangun melalui proses panjang perjuangan kader di akar rumput, sehingga keanggotaan tidak bisa didasarkan pada popularitas atau momentum politik semata.


    “Kami di DPC Tuban tegas menolak jika Budi Arie benar-benar ingin masuk ke Gerindra. Partai ini lahir dari perjuangan kader, bukan tempat singgah bagi mereka yang kehilangan posisi politik,” ujar Lutfi, Jumat (7/11/2025).


    Wakil Ketua DPRD Tuban itu menegaskan, sikap penolakan telah menjadi suara bersama seluruh jajaran pengurus, mulai tingkat cabang hingga ranting. Menurutnya, Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memiliki karakter perjuangan dan garis ideologi yang kuat sehingga tidak bisa dikompromikan oleh kepentingan individu.


    Ia menilai, setiap tokoh yang ingin bergabung seharusnya melalui proses kaderisasi dan pembuktian kontribusi nyata kepada partai.


    “Kami menghormati siapa pun tokoh nasional. Tapi untuk masuk Gerindra harus melalui proses panjang dan pembuktian, tidak cukup hanya karena kedekatan dengan kekuasaan,” katanya.


    Lutfi juga menyinggung latar belakang Budi Arie sebagai mantan Ketua Umum relawan Projo, pendukung Presiden Joko Widodo. Wacana tersebut, kata dia, memunculkan pertanyaan di kalangan kader daerah yang selama ini berjuang tanpa fasilitas besar.


    “Kader di daerah sudah berjuang dari nol, turun langsung ke masyarakat. Wajar jika mereka mempertanyakan figur luar yang tiba-tiba datang tanpa proses kaderisasi,” ujarnya.


    Meski menyatakan penolakan, Lutfi menegaskan sikap tersebut bukan bersifat personal, melainkan bentuk aspirasi politik kader di daerah. DPC, kata dia, tetap menghormati keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai otoritas tertinggi partai.


    “Kami tetap tunduk pada keputusan DPP, tetapi kami punya hak menyampaikan aspirasi. Kami ingin Gerindra tetap murni, berkarakter, dan konsisten pada garis perjuangan,” ucapnya.


    Sikap ini sekaligus menjadi sinyal bahwa struktur partai di daerah menginginkan proses rekrutmen kader berjalan selektif demi menjaga identitas dan konsistensi perjuangan politik Gerindra.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA LAINNYA

    +