![]() |
| Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kapolda Jatim, Nanang Avianto, meninjau langsung fasilitas baru di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur, Banyuwangi. |
BANYUWANGI, Sergapnews.my.id | Khofifah Indar Parawansa bersama Nanang Avianto meresmikan sarana dan prasarana SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur di Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari kunjungan kerja ke wilayah Situbondo dan Banyuwangi yang difokuskan pada penguatan mutu pendidikan berbasis ketarunaan.
Sejumlah fasilitas baru yang diresmikan meliputi Aula Cakra Buana, Brakasena Gym, Griya Belajar Taruna, rumah ibadah, ruang olahraga tenis meja, barbershop putra dan putri, hingga studio musik. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang pengembangan akademik sekaligus pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.
Selain peresmian di Banyuwangi, agenda kunjungan juga dirangkai dengan peresmian rehabilitasi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di wilayah Situbondo. Program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas sarana pendidikan di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa SMA Taruna Bhayangkara berada dalam komando Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan pembinaan langsung dari Kepolisian Daerah Jawa Timur. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang menekankan disiplin, integritas, dan semangat kebangsaan.
“Capaian akademik tidak boleh berdiri sendiri. Akademik harus menyatu dengan pembentukan karakter. Kita ingin menyiapkan Generasi Emas menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan, pola pembinaan yang melibatkan unsur kepolisian diharapkan mampu menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, serta loyalitas terhadap bangsa dan negara sejak dini.
Sementara itu, Kapolda Jatim menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan SMA Taruna Bhayangkara sebagai institusi pendidikan yang memadukan keunggulan akademik dan ketarunaan. Polda Jatim, kata dia, berkomitmen memberikan pendampingan untuk membentuk siswa yang berdisiplin dan berdaya saing nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Rofiq Ripto Himawan, jajaran Forkopimda, kepala OPD Provinsi Jawa Timur, serta para kepala sekolah penerima program pembangunan dan rehabilitasi.
Peresmian ini menjadi langkah konkret penguatan infrastruktur pendidikan di Jawa Timur, sekaligus simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam membentuk generasi muda berkarakter, disiplin, dan berwawasan kebangsaan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar