-->
  • Jelajahi

    Copyright © SERGAP NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates
    SERGAP NEWS MERUPAKAN MEDIA ONLINE YANG HADIR SEBAGAI PLATFORM INFORMASI PUBLIK YANG MENGEDEPANKAN AKURASI, KEBERIMBANGAN, DAN INDEPENDENSI DALAM SETIAP KARYA JURNALISTIK.

    Iklan atas

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Amankan 5 Pemasok Logistik dan Amunisi KKB Aibon Kogoya di Nabire

    Admin
    , Maret 14, 2026 WIB
    #
    masukkan script iklan disini
    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo


    SergapNews.my.id - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan lima orang yang diduga menjadi simpatisan sekaligus pemasok logistik dan amunisi bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di wilayah Nabire, Papua Tengah.


    Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya aparat untuk memutus rantai distribusi logistik dan amunisi yang diduga selama ini mengalir kepada kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Nabire dan sekitarnya.


    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penindakan tersebut berawal dari hasil penyelidikan intelijen yang dilakukan aparat dalam beberapa waktu terakhir.


    Dalam proses awal penyelidikan, aparat lebih dahulu mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam jalur distribusi logistik bagi kelompok pimpinan Aibon Kogoya. Keduanya berinisial PW alias PM dan PNW yang diamankan pada Selasa (10/3).


    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, PW alias PM diketahui telah dua kali bertemu dengan kelompok Aibon Kogoya untuk menyerahkan bahan makanan di dua lokasi yang berbeda.


    Sehari setelah penangkapan pertama, aparat kembali mengamankan dua orang lainnya berinisial YW (28) dan LW (29). Keduanya ditangkap saat melintas menggunakan sepeda motor Honda Verza berwarna hitam yang diduga digunakan untuk mengantarkan bahan makanan kepada kelompok tersebut.


    Namun sebelum rencana pengiriman logistik itu terlaksana, aparat lebih dahulu menghentikan dan mengamankan keduanya. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


    Dari tangan YW dan LW, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa unit telepon genggam, kartu identitas, kartu ATM, kartu BPJS Kesehatan, kartu Jamkesmas, serta perlengkapan pribadi seperti noken, senter kepala, powerbank, dan baterai.


    Selain itu, aparat juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Verza warna hitam yang digunakan keduanya saat melintas di lokasi, serta sebuah pisau bermotif kayu.


    Selain pemasok logistik, aparat juga mengamankan seorang pria berinisial D alias LA yang diduga berperan sebagai penghubung dalam distribusi amunisi kepada kelompok Aibon Kogoya. Ia diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 19.55 WIT di sebuah tempat hiburan di Nabire.


    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, D mengaku pernah menjual sekitar 100 butir amunisi kepada seseorang berinisial SP dengan harga sekitar Rp250.000 per butir melalui perantara seorang pria berinisial H yang diduga sebagai penyedia amunisi.


    Sementara itu, Kepala Operasi Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui penegakan hukum yang profesional. Pendalaman terhadap kasus ini masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA LAINNYA

    +