-->
  • Jelajahi

    Copyright © SERGAP NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates
    SERGAP NEWS MERUPAKAN MEDIA ONLINE YANG HADIR SEBAGAI PLATFORM INFORMASI PUBLIK YANG MENGEDEPANKAN AKURASI, KEBERIMBANGAN, DAN INDEPENDENSI DALAM SETIAP KARYA JURNALISTIK.

    Iklan atas

    Banjir Jakarta Rendam 75 RT dan 19 Ruas Jalan, Genangan Capai 170 Cm

    Admin
    , Maret 08, 2026 WIB
    #
    masukkan script iklan disini

    JAKARTASergapNews.my.id | Banjir melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Minggu pagi dengan total 75 rukun tetangga (RT) dilaporkan terendam. Wilayah yang terdampak meliputi Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air yang bervariasi.


    Di Jakarta Barat, banjir merendam 22 RT yang tersebar di beberapa kelurahan. Di antaranya Kedaung Kali Angke dengan ketinggian air 60–70 sentimeter, Kedoya Selatan sekitar 30 sentimeter, serta Kedoya Utara sekitar 20 sentimeter. Sementara itu, Sukabumi Selatan mencatat genangan hingga 100 sentimeter, Joglo 65 sentimeter, Kembangan Selatan 40–50 sentimeter, dan Kembangan Utara sekitar 60 sentimeter.


    Banjir juga terjadi di Jakarta Selatan dengan total 22 RT terdampak. Kelurahan Cipete Utara dan Pela Mampang menjadi wilayah dengan genangan tertinggi mencapai 170 sentimeter. Selain itu, Cilandak Barat dan Cilandak Timur mencatat ketinggian air sekitar 120 sentimeter, Duren Tiga 60–100 sentimeter, serta Petogogan sekitar 20 sentimeter.


    Sementara itu, di Jakarta Timur, banjir merendam 31 RT. Kelurahan Halim Kampung Melayu menjadi wilayah paling terdampak dengan 19 RT terendam dan ketinggian air mencapai 130 sentimeter. Di Halim Perdana Kusuma tercatat 12 RT terdampak dengan ketinggian air berkisar antara 25 hingga 70 sentimeter.


    Selain permukiman warga, banjir juga merendam sedikitnya 19 ruas jalan di Ibu Kota. Beberapa di antaranya adalah Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13 di Rawa Buaya, Jalan Meruya Selatan, serta Jalan Kapten Pierre Tendean dan sejumlah titik di Jalan Ciledug Raya.


    Menghadapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di lapangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.


    Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan di tengah musim hujan. Warga juga diminta memanfaatkan layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam jika menghadapi situasi darurat akibat banjir.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA LAINNYA

    +